Fosil

Definisi :

Fosil adalah sisa-sisa atau jejak organisme yang pernah hidup pada masa geologis lalu, yang tersimpan dan terawetkan secara alami di dalam batuan endapan, umumnya berwujud padat dan keras, serta telah berumur 11.000 tahun atau lebih. Sehingga manusia yang terawetkan tidak dapat disebut sebagai fosil.

Fosil ini dipelajari dalam ilmu paleontologi. Paleontologi adalah studi menyangkut perkembangan sejarah kehidupan di atas bumi, tentang binatang dan tumbuhan masa lampau berdasar pada catatan fosil, bukti tentang keberadaan mereka yang terawetkan di dalam batuan. Hal ini meliputi studi tentang tubuh fosil, track, burrows, cast, coprolites (kotoran fosil), dan sisa-sisa kimia.

Syarat-Syarat Organisme Menjadi Fosil :

Tidak semua organisme yang terawetkan atau membatu disebut sebagai fosil. Organisme disebut dengan fosil harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Syarat itu antara lain :

– Pernah hidup pada masa lampau geologi,
– Berumur 11.000 tahun atau lebih,
– Terawetkan secara alamiah

Jenis fosil yaitu :

a. Fosil yang berupa fragmen
Fosil merupakan fragmen, dimana fragmen ini bisa mengalami perubahan dan ada yang tidak bisa mengalami perubahan.

b. Fosil tidak terubah.
Pada fosil ini, organisme yang terawetkan komposisi semula tidak mengalami perubahan.

c. Fosil terubah
Pada fosil ini, komposisi fosilnya telah mengalami perubahan. Perubahan itu dapat berupa :
• Permineralisasi : bagian-bagian organisme yang porous terisi oleh mineral-mineral sekunder
• Replacement : mineral sekunder mengganti semua material fosil yang asli
• Rekristalisasi : butiran halus pada mineral asli menyusun kembali ke dalam kristal yang lebih besar dari material sebelumnya.

d. Fosil jejak atau bekas
Dibedakan menjadi :
• Track, trail dan burrow
Track adalah jejak berupa tapak, trail ialah jejak berupa seretan, sedangkan burrow berupa jejak galian dari organisme penggali.

• Mold, Cast, dan Imprint
Mold ialah cetakan yang terbentuk oleh fosil dimana fosil tersebut terlarutkan seluruhnya, cast ialah mold yang terisi oleh mineral sekunder membentuk jiplakan secara kasar mirip dengan fosil asli.

• Cuprolite
Cuprolit ialah fosil yang berupa kotoran dari hewan. Dari kotoran ini, dapat diketahui makanan, tempat hidup, dan ukuran relatifnya.

• Fosil kimia
Fosil kimia ialah fosil yang berupa keadaan kiimia pada masa lampau seperti jejak asam organik.

e. Fosil indeks
Fosil indek adalah fosil yang digunakan sebagai penunjuk waktu geologi. Fosil ini meliputi 2 keadaan, yaitu :

• Fosil yang mempunyai kisaran yang panjang : fosil terdapat pada beberapa batuan yang berasal dari beberapa jaman geologi yang berurutan.

• Fosil dengan kisaran yang pendek : fosil yang hanya terdapat pada batuan yang berasal dari satu jaman geologi tertentu saja, atau bahkan hanya berasal dari sebagian jaman tertentu

One comment on “Fosil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s